Internet

Mantap, Twitter Uji Coba Fitur Pembatasan Balasan Tweet

Dalam acara CES di Las Vegas, direktur manajemen produk Twitter, Suzanne Xie, mengungkapkan bahwasanya pihak perusahaan akan meluncurkan beberapa perubahan baru di platformnya pada tahun ini yang menyasar atau memfokuskan pada percakapan para pengguna.

Xie mengatakan, bahwasanya pihak perusahaan akan menambahkan pengaturan baru untuk para pengguna tepat di bawah layar penulisan. Pengaturan yang dimaksud adalah pengaturan yang terkait dengan pesan yang dibagikan, yakni fitur pembatasan balasan tweet.

Baca juga: Sedang Diuji Coba, Twitter Akan Tampilkan Retweet dengan Cara Baru

Fitur Pembatasan Balasan Tweet Sedang Diuji

Pihak Twitter akhirnya resmi menguji coba fitur pembatasan balasan tweet di platformnya. Kabar tersebut disampaikan oleh The Verge di mana fitur pembatasan balasan tweet masih diuji coba oleh pihak perusahaan kepada sebagian kecil pengguna terpilih.

Apabila para pengguna memilih untuk melakukan pembatasan balasan tweet, maka semua orang tetap bisa melihat tweet yang diposting. Orang lain pun juga bisa menyukai dan melakukan retweet. Namun, mereka tidak bisa memberikan balasan apabila dimasukkan ke dalam orang-orang yang dibatasi.

Dengan adanya fitur pembatasan balasan tweet ini, maka penyalahgunaan dan pelecehan di platform Twitter bisa dihindari. Selain itu, pembatasan balasan tweet juga bisa menghadirkan percakapan yang lebih bijaksana dan terfokus dengan orang-orang pilihan tanpa harus diganggu dengan kehadiran orang tak dikenal.

Baca juga: Twitter Luncurkan Emoji Baru untuk Pejuang COVID-19

Twitter Banyak Lakukan Uji Coba Fitur

Di tahun 2020 ini, yang juga merupakan tahun di mana masa pandemi COVID-19 mewabah, Twitter cukup aktif dalam menggarap fitur baru. Selain menggarap pembatasan balasan tweet, masih ada beberapa fitur lain yang sedang mereka uji coba.

Beberapa fitur lain yang tengah mereka uji coba adalah fitur peringatan cuitan yang berbahaya dan juga pembaruan retweet yang memiliki dua opsi, yaitu retweet dengan komentar dan juga retweet tanpa komentar. Namun dari uji coba yang ada ini, yang menarik perhatian adalah uji coba fitur Fleets.

Fleets adalah fitur Stories yang akan disematkan di media sosial pimpinan Jack Dorsey tersebut. Saat ini, Fleets sedang diuji coba di negara Brasil. Sampai saat ini, belum ada kabar lebih lanjut tentang sejauh mana perkembangan dari uji coba fitur Fleets.

Baca juga: Akhirnya Twitter Punya Fitur Stories, Namanya Fleets

Fitur Fleets atau Stories yang dimiliki Twitter sendiri akan hilang ketika sudah diposting selama 24 jam. Fleets tidak akan bisa menerima suka dan juga retweet. Adapun untuk jumlah karakter, jumlah karakter yang disediakan oleh pihak Twitter tetap 280 karakter.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close