Internet

Peduli, Bos Gojek Donasikan Gaji Selama Satu Tahun

Pandemi Corona baru saja menyapa Indonesia. Meski baru menyapa, Corona sudah membuat Indonesia kalang kabut karena dampak yang dimunculkannya benar-benar luar biasa, yaitu memaksa orang-orang untuk bekerja dari dalam rumah.

Bagi sebagian orang, bekerja dari rumah itu adalah sesuatu yang mudah karena pekerjaan mereka memang bisa dikerjakan dari rumah. Yang menjadi masalah adalah bagaimana untuk orang-orang yang pekerjaannya tidak bisa dilakukan dari rumah seperti para pengemudi ojek online.

Tentu, para pengemudi ojek online akan merasakan dampak yang signifikan atas kehadiran Corona. Jika sebelum Corona pesanan bisa mencapai 4 hingga 8 orang per hari, bisa saja ketika wabah melanda seperti sekarang ini, mereka hanya mendapatkan 1 atau 2 penumpang saja dalam sehari.

Baca juga: Hidupkan Persaingan, Gojek Dapat Suntikan Dana Miliaran Dolar?

Bos Gojek Donasikan Gaji Selama Setahun

Dilansir dari CNBC Indonesia, (26/3/2020), para petinggi Gojek akan menyumbangkan sebagian gajinya kepada para mitra pengemudi dan juga merchant. Mitra pengemudi dan merchant yang berhak mendapatkan bantuan adalah mereka-mereka yang penghasilannya terganggu karena COVID-19.

Bantuan yang digelontorkan oleh para petinggi Gojek ini akan ditampung dalam sebuah program yang bernama Dana Bantuan Mitra Gojek (Gojek Partner Support Fund) yang dikelola Yayasan Anak Bangsa Bisa. Program tersebut bertujuan untuk menstabilkan penghasilan mitra pengemudi dan juga merchant.

Untuk menjalankan program tersebut, Gojek mengambil pendanaan dari Co-CEO dan juga jajaran manajemen senior Gojek yang masing-masing akan menyumbangkan 25 persen dari gaji tahunan mereka selama 12 bulan ke depan.

Bukan hanya itu saja, pendanaan juga berasal dari anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan Gojek. Terakhir, dana didapatkan dari para partner korporat Gojek. Dengan adanya bantuan ini, pihak Gojek berharap ada banyak mitra pengemudi dan merchant

yang akan terbantu.

Baca juga: Gojek Akhirnya Resmi Jadi Pemegang Saham Taksi Blue Bird

Ungkapan Co-CEO Gojek

Saat ini tampuk kepemimpinan Gojek dipegang oleh Andre Soelistyo dan juga Kevin Aluwi. Co-CEO Gojek tersebut juga sudah mengeluarkan pernyataannya terkait pandemi Corona, sekaligus program bantuan untuk para mitranya tersebut.

“Di Gojek, pandemi telah memaksa kami untuk bekerja dari rumah, membawa kami keluar dari zona nyaman untuk menjalankan bisnis secara berbeda, dan menciptakan banyak tantangan saat kami berupaya menyesuaikan diri. Tapi jujur saja, masalah kami tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang dihadapi mitra driver, merchant, dan service provider kami di mana mata pencahariannya sangat bergantung pada perputaran roda ekonomi yang kini tengah melambat akibat pandemi ini.”

“Tim kami bekerja tanpa lelah dan tanpa henti untuk mengurangi beban mereka. Kami melakukan berbagai inisiatif mulai dari meluncurkan berbagai program edukasi dan prosedur baru untuk memastikan kesehatan dan keselamatan mitra, memberikan kesempatan bagi pengguna layanan Gojek untuk memberikan tip lebih bagi driver dengan menambahkan pilihan nominal tip hingga Rp100 ribu di aplikasi kami, hingga memberikan skema bantuan pendapatan untuk mitra driver yang terkena COVID-19. Walaupun upaya-upaya ini membawa dampak positif, kita tidak bisa berhenti sampai di sini.”

Baca juga: Gojek Dikabarkan Merger dengan Grab, Serius Nih?

“Dana ini akan mendukung mitra driver yang merupakan urat nadi bisnis kami dan telah menjadi bagian vital dari kehidupan masyarakat yang saat ini mengalami keterbatasan ruang gerak. Yang jelas adalah bahwa setiap perusahaan punya tanggung jawab untuk memberikan dukungan sebisa mungkin dan ini adalah sesuatu yang bisa kami lakukan untuk membantu mitra kami melalui periode sulit ini.”


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close