BloggingDasar dasar Blog

Blogger Pemula Perlu Baca Pesan Penting di Tulisan Ini

Tulisan untuk blogger pemula ini dibuat mengacu pada pengalaman pribadi langsung penulis yang dengan penuh rasa syukur senantiasa diterima dalam program Google adsense.

Padahal bagi sebagian orang program Google adsense adalah sesuatu yang sulit, padahal tidak seperti itu juga. Apabila berminat, Anda juga bisa baca artikel Cara Dapat Gaji Rutin dari Google AdSense Minimal $100 per Bulan.

Tulisan ini berdasar pengalaman nyata blogger pemula

Sebelumnya, saya menghaturkan permohonan maaf terlebih dahulu kepada para pembaca semua seandainya judul dari tulisan ini terkesan sombong.

Tidak ada maksud demikian, hanya saja ingin berbagi sesuatu yang memang penting diketahui berdasarkan pada pengalaman nyata yang penulis alami.

BacaBerapa Sih Rata-rata Penghasilan Blogger Indonesia?

Selalu Terburu-buru Ingin Mendapatkan Hasil dari Blog

Inilah yang pertama perlu diketahui para blogger pemula, kenapa? Karena dengan hal inilah saya sering gagal dalam proses monetize blog saya diawal proses nge-blog.

Ketika awal saya mengenal blogging, untuk membuat tulisan sebagai konten yang akan mengisi blog, tentunya saya harus mencari referensi kesana kemari.

Tidak jarang bertemu dengan beragam penawaran gurih yang seolah mendapatkan uang dari internet itu mudah.

Lupa Pada Tujuan Awal Nge-Blog

Akhirnya tujuan utama saya untuk membuat konten blog jadi terbengkalai, ketika membuat konten pun jadi berantakan.

Karena selalu ingin melihat hasil program cepat dapat uang yang saya ikuti yang notabene masih seumur jagung, hasil tak didapat, konten blog pun tak beranjak, ranking blog?.. apalagi.

Tidak Sabar Menyusun Menu Blog Dasar Dengan Baik

Ini adalah kejadian nyata yang dialami penulis selama awal proses blogging.

Mungkin saja, keterbatasan pengetahuan sebagai blogger pemula sangat mempengaruhi dan dominan, sehingga membaca referensi dari para blogger sukses sangat dianjurkan.

Ini Dia Blogger Indonesia yang Sukses dan Menginspirasi

Akan tetapi yang saya rasakan dalam proses awal aktifitas blogging saya adalah kurangnya kesabaran menyusun menu-menu blog yang hendak disajikan dalam blog.

Jangan Abaikan Kerangka Awal Ketika Membangun Blog

Ketika membuat kelengkapan halaman Tentang Kami, Kontak Kami, Privacy Policy, Disclaimer, DMCA, Term of Service, SiteMap atau Peta Situs dan lainnya, saya selalu tidak sabar dan akhirnya kehabisan ide tulisan, padahal ceritanya berbeda.

Kelengkapan halaman tersebut bukanlah sebuah ide, tapi justru itulah kerangka utama yang akan menuntun kita tentang apa yang akan kita buat.

Apa tujuan kita membuat blog tersebut, dengan cara apa, target pasarnya siapa, justru dari sanalah semuanya dimulai.

Anda pernah baca tentang cara cepat blog diterima Google Adsense kan? Satu diantaranya adalah membuat kelengkapan halaman di atas, itu pun sudah saya buktikan dan berhasil.

Kurang Menyukai Tema Spesifik

Inilah kekurangan yang perlu diketahui juga oleh para blogger pemula.

Ada seorang pakar bisnis mengatakan bahwa mulailah usahamu dari yang kamu sukai dan kamu kuasai, jika dikaitkan dalam aktifitas blogging ini adalah membuat tema spesifik pada blog.

Sebetulnya saya sendiri sadar, bahwasanya saya bisa membuat banyak konten jika saya tidak malas untuk membuat postingan seputar blogspot, yang notabene sudah saya geluti sekira 5 tahun.

Akan tetapi sampai saat ini pun tetap saja selalu menulis konten tema campuran alias gado-gado. Inilah yang sedang terus saya gali untuk memecahkannya, sehingga bisa muncul semangat membuat konten dengan tema spesifik.

Niche Blog Ciptakan Pembaca Setia

Kenapa harus menyempatkan untuk membuat konten dengan tema spesifik? Ternyata terlahirnya para pengunjung setia suatu blog adalah ketika tema yang diangkat pada blog tersebut focus pada tema tertentu.

Sebetulnya, jika semangat untuk membuat blog dengan tema spesifik ini telah muncul, dikenal dengan niche blog.

Aktifitas blogging pun akan lebih terarah, lebih menyenangkan dan sesuai bidang kemampuan, tapi kok berat yah ?, ah tetap saja jangan menyerah.

Belajar dari Blogodolar

Karena Blogger sukses pemilik Blogodolar pun yang memiliki banyak blog dan telah sukses memonetisasi blognya, tidak serta merta langsung mendirikan foldertekno yang merupakan blog tema spesifiknya.

Dia mengalami dulu masa konten gado-gado, saya pun mungkin sedang dalam fase itu.

Dan syukurnya, dalam diri saya pun sudah ada sih tertanam untuk membuat blog dengan tema spesifik diantaranya adalah membuat blog tentang sholat.

Lumayan kan walaupun baru tumbuh keinginan, semoga bisa segera teralisasi aja.

Tergoda Kecantikan Sosial Media

Hmmm, yang satu ini tidak bisa dianggap enteng juga dalam proses menuju tangga kesuksesan seorang blogger, selalu tergoda sosial media.

Hal ini nyata saya rasakan ketika sedang mengalami penurunan mood menulis untuk mngisi postingan blog, akhirnya sebagai solusi menghilangkan kejenuhan itu adalah membuka sosial media.

Anda tahu sendiri kan beragam platform social media yang begitu menawan.

Dengan engine canggih yang dibuat sedemikian rupa sehingga siapa saja yang mengunjunginya bisa betah berlama lama disana, termasuk para blogger pemula, hehe ayoo ngaku ?

Membuat konten blog baru setengah jam sudah jenuh, niatnya mau refreshing otak dengan sosial media sebentar.

Apa yang terjadi, bertengger di sosial media berjam jam, lantas apa kabarnya konten blog kita ?, owh menyedihkan.

Jarang Membaca dan Menulis Panduan dari Para Blogger Sukses

Ini dia ego yang sedang saya kikis habis sampai dengan saat ini. Di awal awal ngeblog pun saya sangat malas untuk membaca tulisan dari para blogger yang sudah sukses.

Jika membacanya sudah malas apalagi menuliskannya.

Padahal kalau saya pikir matang, jika saja saya rajin membaca dan mencatat panduan dari para blogger sukses dalam 1 tahun 12 tulisan saja.

Atau sama dengan sebulan 1 tulisan dengan bahasan yang berbeda, maka dalam jangka waktu 5 tahun ini sudah tercipta 60 tulisan dari para pakar blogger. Tapi apa kenyataannya, masih nihil.

Dan yang perlu Anda tahu, 60 tulisan dari pakar, kemudian dilakukan proses rewriting dan editing redaksional, itu bisa menjadi sebuah e-book yang layak dijual ulang.

Tulisan tersebut dibuat dalam bentuk produk digital dengan harga minimal Rp. 100.000 bahkan lebih, wow.

Blogger Sukses adalah Blogger Rajin

Sudah kita tahu bersama bahwa menjual ebook itu, membuatnya sekali tapi peluang untungnya berkali-kali, banyak kan contoh sukses para penjual ebook di online ?

Apakah mereka mengerjakan produknya dalam hitungan hari, minggu atau bulan? Jawabannya adalah tidak.

Tapi apa yang mereka petik selanjutnya? Profit yang berkelanjutan, satu diantara proses monetize blog mereka adalah dengan menjual produk digital yang telah mereka bangun sejak lama.

Itulah buah dari kerajinan mereka dalam membaca dan menulis yang sering dilupakan oleh para blogger pemula, termasuk saya.

Tidak Langsung Menerapkan Ide yang Datang

Banyak para blogger pemula yang suka kebingungan mencari ide dalam mengisi konten blog untuk mengembangkan blog mereka. Hal itu pun nyata saya alami.

Sebenarnya hal itu bukan merupakan hal yang sangat rumit, karena anggota tubuh kita pun bisa menjadi ide untuk konten blog.

Jika Anda pelaku Google Adsense, tentunya Anda tahu bahwa HPK (High paying keyword) Adsense satu diantaranya adalah cara merawat rambut, owh…rambut, ada pada tubuh kita kan ?

Baca5 Hal yang Bisa Dilakukan Ketika Alami Kebuntuan Ide Menulis di Blog

Jangan Anggap Enteng Sebuah Ide

Justru yang sering dilupakan para blogger pemula adalah tidak langsung menerapkan ide yang datang.

Entah itu dengan cara langsung membuat tulisan, atau hanya sekedar membuat judul terlebih dahulu, ide brilliant pun akan hilang, oh sayang banget kan ?

Semoga bermanfaat, keep on blogging, be the best blogger with positive content.


Loading...
Baca selengkapnya

Blogger DepoJabar Senang Berbagi Informasi Positif dan Belajar Menulis

Artikel terkait

2 Comments

  1. Suatu harapan yang sangat baik yang tertulis dalam sebuah kalimat pada artikel diatas yaitu “membuat blog tentang sholat” semoga terlaksana ya kang, sukses terus!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close