Berlibur di Candi Jawi

Berlibur di Candi Jawi Sembari Belajar Sejarah

Candi Jawi merupakan sebuah candi yang terletak di lereng gunung Arjuno dan Welirang. Tepatnya berada di antara jalan Prigen Desa Candi Wates Kecamatan Pandaan, Jawa Timur. Candi ini terlihat indah karena tinggi menjulang ke arah langit. Sangat cocok bagi anda untuk sekedar berlibur di candi jawi atau pun berfoto foto di area candi.

Menurut sejarah yang beredar, Candi ini dibangun oleh raja terakhir dari Kerajaan Singhasari yakni Raja Kertanegara sebagai tempat pemujaan umat yang beragama Syiwa Buddha. Selain itu, Candi Jawi juga digunakan untuk menyimpan abu dari Raja Kartanegara ketika ia telah wafat.

Candi Jawi dibangun diatas lahan seluas 40 X 56 meter persegi. Selain itu, yang membuat candi ini makin indah adalah terdapatnya sebuah parit yang mengelilingi candi dan terdapat bunga di sekitar candi. Candi Jawi ini sekilas memang mirip dengan Candi Prambanan, namun yang membedakan adalah ketinggian Candi Jawi hanya 24,5 serta lebar dan panjang hanya 9,5 m dan 14,2 m.

Berlibur di Candi Jawi

Sementara itu, bukti yang menguatkan bahwa candi ini bukan sebagai tempat peribadatan adalah posisi candi yang justru membelakangi Gunung Penanggunan. Menurut para ahli candi, umumnya candi yang digunakan sebagai tempat peribadatan adalah menghadap ke arah gunung, karena dipercaya sebagai tempat bersemayam nya para dewa.

Keunikan di Candi Jawi

Keunikan lain dari Candi Jawi adalah terletak pada tekstur warna batu yang digunakan ketika mulai dibangunnya candi ini. Menurut kitab Negarakertagama, ada sebuah kejadian dimana pada tahun 1253 tahun saka candi Jawi ini tersambar petir sehingga arca Maha Aksobaya menghilang tanpa meninggalkan bekas.

Hal ini pun menjadi alasan mengapa Raja Hayam Wuruk terlihat sedih karena arca yang ia sayangi menghilang tanpa bekas. Setahun kemudian akhirnya pengerjaan candi pun kembali dilaksanakan. Pada masa inilah dimulai mempergunakan batu putih dalam pengerjaan penyelesaian bangunan Candi Jawi.

Berlibur di Candi Jawi

Loading...

Yang mengundang pertanyaan adalah batu putih tersebut tidak berasal dari Gunung Welirang, karena batu gunung tersebut memiliki corak warna hitam. Di duga batu tersebut berasal dari pesisir utara Jawa dan Madura. Tak hanya ada Candi Jawi, di lokasi ini juga terdapat sebuah bangunan yang terbuat dari susunan bata merah. Namun tidak jelas bangunan apakah itu, sekilas mirip dengan pelataran atau sebuah gapura selamat datang.

Nah, bagi anda yang ingin berwisata atau berlibur di Candi Jawi sembari belajar sejarah, sebaiknya anda terlebih dahulu izin ke penjaga candi dan juga membayar biaya retribusi seikhlas nya, karena penjaga tak memasang atau mematok biaya.

Dan juga bagi anda yang hobi fotografi, sebaiknya anda datang dan berfoto pada pagi atau sore hari karena perpaduan cahaya langit di Candi Jawi akan terlihat bagus ketika pagi dan sore hari. Selamat berlibur di Candi Jawi.

Referensi lain : 5 Destinasi Wisata di Pulau Bali yang Wajib Anda Kunjungi


Loading...

Bagikan

Penulis

ninoartikel
ninoartikel
Nino Artikel adalah seorang pria yang memiliki hobi membaca dan menulis. Minat serta tekat menjadi blogger profesional sudah dilalui dari tahun 2011. Selain seorang freelancer, sesuai dengan namanya, juga adalah seorang penulis artikel.
ninoartikel

Penulis

Nino Artikel adalah seorang pria yang memiliki hobi membaca dan menulis. Minat serta tekat menjadi blogger profesional sudah dilalui dari tahun 2011. Selain seorang freelancer, sesuai dengan namanya, juga adalah seorang penulis artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *