Kisah InspiratifPeluang usaha

Jangan Ragu ! Peluang Menjadi Sukses dan Kaya Raya dengan Sampah Sangat Terbuka Lebar, Ini Buktinya

Kaya raya dengan sampah  sampah bukanlah sesuatu yang mustahil. Meski sampah adalah barang yang sangat menjijikan bagi sebagian orang, namun tidak bagi orang-orang yang pandai dalam melihat peluang dalam berbagai hal, termasuk didalamnya peluang penghasilan berlimpah dari sampah.

Banyak orang yang telah membuktikan kemampuannya dalam melihat peluang ini, mereka akhirnya bisa menjadi sukses dan kaya raya dengan sampah.

Bukan hanya sampah-sampah yang bertumpuk di tempat kerjanya, namun penghasilan dari mengelola sampahpun telah menyebabkan mereka kaya raya dengan rupiah.

Hal ini dikarenakan, mereka telah mampu merubah sampah-sampah menjadi sebuah produk baru, dengan harga tinggi.

Selain dapat menjadi sukses dan kaya raya dengan sampah, bahkan ada juga beberapa orang yang sampai mampu keliling dunia karenanya, satu diantaranya adalah Sugiro (36) warga Tanjung, Brebes, Jawa Tengah.

Sugiro telah mampu mengelola sampah kerang dan kepiting menjadi suatu produk unggulan. Bahkan sejak tahun 1999 dirinya sudah memiliki sebuah otlet kerajinan kerang dan kepiting di Pasar Seni Jaya Ancol yang ia beri nama Sugi Kreatif.

Ditahun ini pemilik beberapa hak paten kerajinan tersebut membuka kembali gerai usahanya di Pandansari, Kaliwingi Brebes. Dirinya mengaku motivasi utama membuka gerai di kota kelahirannya adalah karena ingin berbagi ilmu dan berdedikasi ditempat tersebut.

Untuk mewujudkan cita-citanya, dalam memberikan kemanafaatan sebanyak-banyaknya untuk kota kelahirannya, Sugiro sering mengundang pelajar dan masyarakat maupun suatu organisasi, untuk ikut belajar mengelola limbah kerang dan kepiting bersamanya.

Siapapun yang ingin belajar padanya, bisa mendatangi showroomnya di Joglo Mangrove Pandansari, atau bahkan terkadang beberapa sekolah mengundang Sugiro, untuk melatih keterampilan yang dimilikinya pada para siswa.

Kesibukannya yang padat, menyebabkan Sugiro hanya bisa memberikan waktunya selama seminggu dalam sebulan, untuk melatih siapapun yang ingin belajar dengannya di Brebes.

Banyak orang yang sangat termotivasi untuk mengikut jejak Sugiro dalam mengelola sampah kerang dan kepiting. Hal ini dikarenakan selain menjadi sukses dan kaya raya dengan sampah,

Sugiro telah keliling ke berbagai wilayah di Indonesia bahkan luar negeri, lebih dari itu pemerintah Belanda sampai menawarinya untuk menjadi warga negaranya.

kaya raya dengan sampah

“Kalau hanya memikirkan ego dan materi pasti saya sudah ambil kesempatan langka ini. Semua sudah terjamin, namun kecintaan pada Indonesia dan Brebes membuat saya menolak kesempatan baik ini,” kata Sugiro.

Fakta diatas menunjukan bukti nyata kepada kita semua, bahwa hal apapun bisa menjadikan seseorang menjadi istimewa. Bahkan sampah yang kelihatannya menjijikan sekalipun, telah membuat Negara lain sampai menginginkan seseorang yang terampil dalam mengelolanya.

Semua orang memiliki caranya masing-masing dalam memperlakukan sesuatu, perlakuan yang unik, baik, dan luar biasa hasilnyapun baik, unik dan luar biasa pula.

Potensi Kaya Raya dengan Sampah Tinggi Karena Bahan Bakunya Murah dan Melimpah

kaya raya dengan sampah

Hampir dipastikan setiap harinya setiap rumah tangga, bahkan setiap individu menghasilkan sampah dalam hidupnya. Hingga tak heran TPU (Tempat Pembuangan Sampah) selalu berjubel dengan tumpukan sampah.

Masalah sampah adalah salah satu masalah besar di Indonesia, bahkan penulis sering melihat tumpukan sampah berserakan dimana-mana.

Hal ini dikarenakan beberapa masyarakat masih membuang sampah sembarangan, atau bahkan membuat tempat pembuangan sampah diareal umum.

Hasilnya setiap penulis melewati jalan tertentu, baik di desa maupun di kota, bau tak sedap akan menghampiri hidung. Semua itu dikarenakan ulah masyarakat, yang membuang sampah begitu saja di dekat area yang tidak semestinya.

Lebih dari itu tak jarang laut dan sungai bahkan tempat pariwisata masih banyak mengandung sampah, tentu itu adalah akibat ulah manuisa, yang tidak bijaksana dalam mengelola sampah.

Bahkan penulis yakin sampah ikut berperan besar dalam mengurangi lapisan ozon, terutama karena seringnya aktivitas umat manusia dalam membakar sampah.

Disaat banyak orang mampu mengelola sampah menjadi sebuah produk baru, dimulai dari acessorises, pakaian, bahkan sampai pada dompet, tas, sepatu dan lainnya.

Rasanya miris jika kita masih membakar sampah begitu saja. Apalagi jika sampah tersebut hanya mengotori lingkungan baik, tanah, air dan udara.

Menumpuknya sampah-sampah tersebut adalah suatu bukti kongkret, yang menunjukan bahwa dengan kita pandai mengelola sampah menjadi suatu produk baru, maka kita akan bisa mudah kaya raya karenanya. Hal ini dikarenakan selain jumlahnya yang berlimpah, bahan baku utamanya tersebutpun sangat murah.

Bahkan penulis sangat yakin akan banyak masyarakat senang, jika kita ikut membantunya dalam menangani sampah dari hasil kegiatan rumah tangganya. Sehingga tidak menutup kemungkinan, bahan baku tersebut akan kita dapatkan secara cuma-cuma, alias gratis.

Kaya Raya dengan Sampah Menjadi Mudah karena Jarang Adanya Persaingan




Dalam hal usaha apapun, adanya persaingan adalah hal yang sangat lumrah terjadi. Banyaknya jumlah manusia yang ada di dunia ini, selain menyebabkan timbulnya persaingan usaha namun yang pasti, juga menjadikan semua usaha cepat berkembang, satu diantaranya usaha mengolah sampah ini.

Namun demikian, persaingan dalam usaha mengolah sampah itu sangat sedikit, bahkan bisa dipastikan tidak semua wilayah memiliki jenis usaha ini. Fakta ini menunjukan kepada kita, bahwa kaya raya dengan sampah itu masih sangat terbuka lebar.

Sedikitnya persaingan, selain menjadikan kita sangat mudah mendapatkan bahan baku, tentu yang paling penting dari itu, kesempatan kita memiliki konsumen akan sangat tinggi.

Hal ini menjadi sangat penting, karena jumlah konsumen sangat berhubungan erat dengan jumlah penghasilan kita. Semakin tinggi jumlah konsumen maka jumlah penghasilanpun akan semakin tinggi pula.

Strategi Jitu Kaya Raya dengan Sampah

Semua bidang usaha sebagus apapun ia, tanpa strategi yang tepat maka sudah barang tentu, usaha tersebut tidak akan mampu menghasilkan hasil yang maksimal. O

leh karena itu perlu berbagai usaha jitu, agar kita selalu meraih kemenangan berupa banyaknya penghasilan, dalam usaha yang kita jalani.

Berikut ini beberapa strategi jitu, yang menurut penulis sangat baik untuk memulai usaha pengolahan sampah, bahkan mendapatkan penghasilan berlimpah karenanya.

Maksimalkan Keterampilan Anda

Dalam suatu produk kualitas menjadi syarat utama, yang menyebabkan ia akan sangat laku di pasaran. Kualitas laksana raja dalam suatu produk, kemudian inovasi dan kemasan, menjadi pengiring konsumen untuk meminatinya.

Meskipun sobat sudah memiliki ketermpilan dalam mengolah sampah menjadi suatu produk bermutu sekalipun, sobat haruslah tetap berlatih untuk terus meningkatkan kualitas produk yang sobat buat.

Bahkan jika ada pelatihan pengolahan sampah, sebagai orang yang bergerak didalamnya, sobat harus selalu mengikutinya.

Hal ini dikarenakan, dengan mengikuti berbagai pelatihan pengolahan sampah tersebut, sobat akan belajar banyak hal.

Dimulai dari berbagai cara mengolah sampah untuk menjadi berbagai produk yang belum sobat kuasai, inovasi produk, kebutuhan konsumen, bahkan sampai pada memperluas jaringan bisnis.

Lebih dari itu pelatihan tersebut akan menjadi dasar kuat, untuk sobat melatih para karyawan baru atau bahkan yang sudah ada.

  • Karyawan adalah salah satu organ vital dalam mempertahankan, bahkan meningkatkan kualitas produk yang diproduksi.
  • Karyawan layaknya mesin photocopy diri sobat sebagai seorang pembuat produk bermutu.

Oleh karena itu penting bagi sobat untuk melatih mereka agar senantiasa berkualitas, inovatif, dan dinamis.

Menjadi Cepat Kaya dengan Program Bank Sampah




Istilah bank sampah semakin popular dewasa ini. Bank sampah merupakan siasat paling tepat untuk mengumpulkan sampah dengan signifikan.

BacaBank Sampah Dan Potensi Besar Yang Ada Didalamnya

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk bisa membuat bank sampah. Namun syarat utama bank sampah, tentu kita harus memiliki tempat untuk dapat menampung sampah yang pasti banyak tersebut.

Jika usaha kita sudah sangat maju dan memiliki omset yang tinggi, membuat bank sampah bukanlah hal sulit. Kita bisa memberikan 2 tong sampah pada setiap keluarga. Tong sampah tersebut digunakan untuk menampung dua sampah yang berbeda, organic atau anorganik.

Atau bisa juga kita meminta warga menyediakan dua tempat sampah tersebut. Warga yang sering mengalami kebingungan dalam membuang sampah, akhirnya akan sangat terbantu karena kita akan menggunakan sampah tersebut, sehingga mereka tidak perlu lagi membuangnya.

Selain cara diatas, kitapun bisa bekerja sama dengan pemerintah. Pemerintah yang kesulitan dalam menangani sampah , yang pasti di hasilkan oleh setiap individu setiap harinya, akan senanang dengan adanya ide terobosan baru dari kita.

Kita bisa membuat proposal pada pemerintah , baik pemerintah desa dan diatasnya. Dimana isi proposal tersebut meminta kesediaan pemerintah, untuk menyediakan 2 tong sampah pada setiap anggota keluarga yang mereka pimpin. Dengan adanya bantuan pemerintah tersebut, maka kesadaran masyarakatpun akan meningkat.

Kita bisa menugaskan beberapa karyawan, yang bertugas mengambil sampah-sampah tersebut setiap hari atau beberapa hari tertentu dari rumah warga. Untuk lebih memotivasi warga, kita bisa juga membeli sampah mereka.

Dengan demikian warga akan termotivasi untuk mengumpulkannya. Setelah sampahnya banyak, mereka bisa mengantarkannya ketempat kita, untuk kemudian ditimbang dan mereka mendapatkan bayaran, sesuai beratnya sampah yang mereka antarkan.

Gunakan Strategi Pemasaran yang Tepat

Strategi pemasaran adalah hal yang patut kita fikirkan dengan benar. Sebagus dan seberkualitas apapun produk yang kita miliki, tanpa adanya pemasaran yang tepat maka produk tersebut hanya akan menjadi pajangan ditempat kita.

Ditengah majunya arus telekomuikasi tentu kitapun sangat dimudahkan dalam melakukan promosi. Facebook, Twitter, blog dan lainnya akan senantiasa membantu kita untuk melakukannya.

Sebaiknya bergabunglah dengan beberapa grup para pencinta lingkungan, atau jika belum ada sobat bisa membuatnya sendiri.

Dengan kita bergabung dengan para komunitas pecinta lingkungan, maka bukan hal yang mustahil kita akan dapatkan banyak customer dari mereka.

Lebih dari itu anggota tersebut bahkan bisa ikut serta dalam mempromosikan, baik usaha maupun produk yang kita hasilkan. Hal ini dikarenakan usaha kita merupakan bagian dari jiwa mereka, yaitu dalam rangka menjaga dan menyelamatkan lingkungan.

Sosialisasikan Usaha Anda dan Rasakan Manfaatnya

Sosialisasikan kepada siapapun usaha kita, baik melalui forum resmi atau sekedar ngobrol biasa. Dengan banyaknya orang memahami usaha kita, baik dampaknya terhadap alam, ataupun nilai ekonomi yang dihasilkan darinya, maka penulis jamin akan banyak orang yang tertarik karenanya.

Selain karena ingin sukses dan menjadi kaya raya dengan sampah, diantara merekapun pasti akan banyak yang ingin membantu usaha kita dalam menjaga lingkungan.

Sebaiknya dalam melakukan sosialisasi ini, mintalah bantuan RT atau bahkan kepala desa dimana kita ingin melakukan sosialisasi.

Giatnya kita dalam melakukan sosialisasi, selain dapat menjadikan banyak orang mengerti, juga akan membuat mereka tertarik. Baik untuk membentuk bank sampah di rumahnya, sehingga membantu kita untuk pengadaan bahan baku, atau bahkan untuk kita bisa membuka cabang diwilayah tersebut.

Makin banyak masyarakat yang tertarik, maka semakin baik kesempatan kita untuk membuka berbagai cabang baru. Hal ini dikarenakan selain untuk meningkatkan omset, merekapun akan senang dengan hadirnya usaha kita di wilayahnya. Karena dengan demikian mereka akan lebih mudah untuk belajar dengan kita.

Banyaknya masyarakat yang mau belajar, akan membantu kita dalam mempermudah mencari tenaga kerja. Tentu masyarakat akan senang, karena sambil belajar mereka tidak harus membayar malah justru menghasilkan uang.

Siapkan Diri untuk Menjadi Trianer bahkan Motivator




Hal yang sangat membanggakan adalah saat kita sudah mampu membuka banyak cabang usaha. Banyaknya jam terbang kita dalam melakukan sosialisasi dan pelatihan.

Selain bisa kita jadikan modal untuk menulis sebuah buku, lebih dari itu kitapun bisa menjadi seorang trainer dan motivator.

Penulis sangat yakin, trainer pelatihan pengolahan sampah menjadi suatu produk unggulan itu sangat diperlukan. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan banyak lembaga, baik dari pemerintahan, sekolah, dan lainnya yang mengundang kita untuk mengadakan pelatihan.

Menjadi kaya raya dengan sampah, bahkan menjadi trainer dan motivator itu bukanlah hal yang mustahil. Semua itu adalah suatu proses, tingkatan fase kesuksesan dalam kegigihan kita memperlakukan sampah dengan baik.

Saat kita bisa mencapai kata kaya raya dengan sampah, pada akhirnya kitapun akan menjadi manusia kaya akan karya, itu juga melalui perantara sampah.

Bukan hanya karya yang kita jadikan sebuah produk, bahkan karya kita dalam mencetak banyak generasi yang pandai mengola sampah. Kitapun banyak menebar inspirasi baik melalui media masa, atau bahkan buku-buku karya kita.

Saat itulah akhirnya kita sudah sangat berhak mendapatkan undangan untuk memotivasi banyak orang. Baik memotivasi dalam sebuah seminar kewirausahaan, ataupun dalam seminar cinta lingkungan.

Raihlah Sukses Dunia dan Akhirat Karena Sampah

Saat melihat tangan , kaki, dan semua bagian dari raga ini, penulis selalu ingat bahwa ini hanyalah sebuah tempat tinggalnya ruh kita. Satu persatu ruh semua orang akan meinggalkan raganya masing-masing, dan cepat atau lambat pasti kitapun akan mendapatkan gilirannya.

Sungguh beruntung setiap manusia yang dalam setiap pekerjaannya, menghasilkan kemanfaatan sebanyak-banyaknya untuk manusia bahkan alam. Karena selain menghasilkan pundi-pundi rupiah, lebih dari itu pekerjaan tersebut dapat mengantarkannya pada Rahmat Allah .

Setinggi apapun jabatan kita, bahkan seandainya sampai harta kita menggunung memenuhi setiap ruangan rumah kita, semua itu tidak ada artinya sama sekali jika dibandingkan Rahmat Allah.

Rahmat Allah-lah satu-satunya alasan sampai saat ini kita masih bisa bernafas, mata masih bisa melihat, jantung masih berdetak, Negara masih aman, dan berbagai kenikmatan lain yang jika disebutkan satu persatu, tinta yang ada di seluruh duni ini takan cukup untuk menuliskannya.

Bahkan yang lebih utama dari itu, Rahmat Allah-lah satu-satunya penyebab kita bisa selamat dari ganasnya api neraka, hingga dimasukan-Nya kedalam syurga-Nya kelak.

Insya Allah .. aaamiin…

“Sesunguhnya rahmat Allah sangat dekat pada orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-A’raf :56)

Semoga siapapun soudara, yang telah giat mengelola sampah selalu di rahmati Allah. Karena selain telah menjadikan sampah menjadi produk baru yang bermutu, soudara telah ikut menjaga dan menyelamatkan bumi ciptaan-Nya yang indah ini.

Semoga para penebar inspirasi dan motivasi, bahkan ilmu yang penuh manfaat selalu di sayangi oleh-Nya.

Sungguh sebaik-baik karya dan pekerjaan, adalah yang mengandung manfaat sebanyak-banyaknya untuk banyak kehidupan.

Semoga tulisan dari saya yang fakir ilmu ini berguna, untuk siapapun yang sudi membacanya. Lebih utama dari itu semoga melalui perantara karya sederhana ini, Allah senantiasa merahmati penulis dan pembacanya.
Insya Allah . . .
Aamiin…

Salam kepedulian

Detatang – Kamal

Featured image : Produk daur ulang sampah via Banjarmasin Post – Tribunnews.com


Loading...
Baca selengkapnya

خير الناس أنفعهم للناس Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. Putra Kamal Larangan Brebes Me Visit us : https://www.duniaelektronik.net/ http://www.inspirasi-dttg.blogspot.com https://www.youtube.com/channel/UCX_QhoTDchMij5Mq0uwbZ9A Berusaha menebarkan ilmu, kemanfaatan, dan inspirasi melalui tulisan. Semoga bisa menjadi bekal untuk menjalani hari di berbagai alam setelah kematian. “Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya, kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shaleh yang mendo'akan kedua orang tuanya (HR. Muslim).

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close